Tampilkan postingan dengan label Tutorial Jaringan Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial Jaringan Komputer. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Oktober 2016

Jenis-jenis Mikrotik pada Jaringan komputer

Pengertian Mikrotik

Mikrotik adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jaringan komputer yang mengembangkan perangkat lunak atau software dan perangkat keras dalam jaringan. Mikrotik sendiri mempunyai motto yaitu "Routing the World". Perusahaan ini terletak di Kota Riga, Latvia (Eropa bagian utara).

Mikrotik sendiri mengembangkan beberapa jenis dari produknya yaitu sistem operasi yang diberi nama Mikrotik RouterOS dan RouterBoard yaitu sebuah perangkat keras yang sudah berisi sistem operasi mikrotik yang mampu menjalankan semua fungsi seperti router.


Baca Juga: Pengertian dan Fungsi Mikrotik pada Jaringan Komputer

Jenis-jenis Mikrotik

1. Mikrotik RouterOS
Mikrotik RouterOS adalah sebuah sistem operasi jaringan berbasis UNIX yang memungkinkan untuk bisa menjadikan komputer biasa mempunyai kemampuan seperti halnya router, firewall, bridge, hotspot, proxy server dan lain sebagainya. Sistem operasi ini sangat ringan dan hanya membutuhkan spesifikasi peraskat keras yang rendah untuk bisa menjalankannya. Untuk itu banyak orang menggunakan sistem operasi ini untuk membangun router pada jaringan mereka. kestabilan dan kemudahan yang ditawarkan oleh mikrotik routerOS membuat banyak perusahaan-perusahaan besar dan lembaga pendidikan berbasis networking menggunakan mikrotik sebagai dasar dan standar untuk router.


Baca Juga: Router Komputer - Router PC

Berikut adalah kelebihan yang ditawarkan oleh mikrotik RouterOS

  • Mikrotik RouterOS mampu merubah komputer biasa (PC) sebagai router yang handal dan berkwalitas.
  • Berbasis linux sehingga sangat ringan untuk digunakan.
  • Diinstall sebagai sistem operasi
  • Biasanya diinstall pada power PC

Baca Juga: Langkah Instalasi Mikrotik

2. RouterBoard
RouterBoard adalah sebuah perangkat keras jaringan komputer yang dikembangkan oleh mikrotik yang didalamnya terinstall sistem operasi mikrotik RouterOS. RouterBoard seperti halnya komputer, tetapi RouterBoard memilki ukuran yang sangan kecil dan praktis. Didalam RouterBoard juga terdapat Processor, RAM, ROM dan memory flash.


Pada Routerboard juga tersedia mulai low-end sampai dengan hight-end Router. Product dari mikrotik RouterBoard yang paling sering kita jumpai dipasaran adalah Mikrotik RB750.

Minggu, 23 Oktober 2016

Pengertian dan Fungsi Mikrotik pada Jaringan Komputer

Pengertian Mikrotik RouterOS pada Jaringan Komputer

Mikrotik adalah sebuah sistem operasi jaringan komputer yang memungkinkan untuk dapat digunakan sebagai router dalam jaringan. Mikrotik adalah salah satu sistem operasi atau perangkat lunak yang paling ringan dan simple untuk digunakan.

Mikrotik sendiri mempunyai banyak kelebihan  yang ditawarkan sehingga banyak orang yang menggunakannya. Mikrotik sangat baik untuk provider hotspot dan warnet karena kemampuannya dalam mengadministrasi jaringan komputer. Mikrotik mempunyai beberapa fitur yang sangat memudahkan seorang admin jaringan dalam memanajemen sebuah jaringan komputer seperti: Firewall dan NAT, Routing, Hospot, Web Proxy, DHCP dan masih banyak lagi.


Baca Juga: Router Komputer - Router PC

Fungsi Mikrotik pada Jaringan Komputer

Mikrotik menjadi primadona dalam pembuatan router dan administrasi dalam jaringan. Kemudahan dan tool yang sederhana membuat mikrotik menjadi pilihan banyak orang. Berikut adalah fungsi-fungsi mikrotik dalam jaringan komputer:

  • Dapat digunakan sebagai billing hotspot sehingga memudahkan dalam pengkonfigurasian  dan pembagian bandwitch pada jaringan.
  • Konfigurasi jaringan internet dapat dilakukan secara terpusat pada mikrotik sehingga memudahkan admin jaringan untuk mengelola jaringan tersebut
  • Dapat digunakan untuk memblokir situs-situs terlarang yang mengandung konten pornografi dengan menggunakan proxy sehingga tercipta penggunaan internet yang positif
  • Dapat digunakan untuk pembuatan PPPoE Server
  • Pengaturan dan Konfigurasi LAN dapat dilakukan dengan hanya mengandalkan PC Mikrotik Router OS dengan spesifikasi perangkat keras yang sangat rendah
  • Memisahkan bandwith traffic internasional dan local, dan lainnya
Selain itu mikrotik juga menawarkan kemudahan dalam instalasinya. Dengan mengikuti panduan yang diberikan maka dengan cepat dan mudah kita bisa melakukan instalasi Mikrotik pada komputer. (Baca Juga: Cara Instalasi Mikrotik)

Selasa, 11 Oktober 2016

Pengertian dan Macam-macam Partisi pada Sistem Operasi Linux

Pengertian Partisi Hardisk pada Komputer

Partisi adalah pembagian ruang kosong pada media penyimpanan yaitu hardisk. partisi ini biasanya ditujukan untuk memilah-milah data antara data sistem dan data berkas. Partisi umumnya dilakukan pada saat kita melakukan instalasi sistem operasi komputer.

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi Hardisk Komputer



Jenis-jenis Partisi pada Sistem Operasi Linux

Ada banyak partisi yang bisa dibuat tergantung sistem operasi yang digunakan, apakah sistem operasi linux atau sistem operasi windows. Khusus untuk pembahasan kali ini, kami akan berbagi jenis-jenis partisi pada sistem operasi linux. Berikut merupakan partisi-partisi yang umum digunakan pada sistem operasi linux:

1. Root atau biasa diberi tanda (/) 
Partisi Root adalah partisi utama pada sistem operasi Linux. Peranannya mirip seperti drive C: pada sistem operasi Windows. partisi ini sangat penting sekali karena semua akses pada sistem operasi linux akan masuk melalui Root, jadi jangan sampai lupa password dari root. Partisi ini wajib dibuat pada sistem opeasi linux. Sistem file yang biasa digunakan untuk memformat partisi ini adalah ext4. Minimal besarnya partisi ini adalah 5 GB. Disarankan minimal 8 GB agar lebih leluasa menginstall program lainnya.

Baca Juga: Hal-hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Melakukan Instalasi Sistem Operasi

2. /home
Partisi /home adalah partisi untuk user. Partisi ini dapat berisi data user. Data ini yang nantinya akan dapat digunakan user untuk menyimpan berkas yang berupa berupa dokumen, gambar, audio, video dan konfigurasi aplikasi user. Ini serupa dengan folder Documents and settings atau Users pada Windows. Partisi ini dapat dijadikan satu dengan partisi root (/) atau pada partisi sendiri. Sistem file pada partisi juga biasanya menggunakan ext4. Besarnya partisini ini dapat ditentukan berdasarkan banyaknya data yang kemungkinan akan dihasilkan.

Baca Juga: Syarat Untuk Instalasi Server

3. /boot
Partisi Boot merupakan partisi yang berisikan aplikasi booting (menjalankan) sistem operasi. Partisi ini tidak wajib untuk dibuat. partisi ini hanya akan digunakan jika nanti user akan melakukan instalasi dengan menggunakan metode multi boot. Sistem filenya juga secara umum dapat menggunakan ext4.

Baca Juga: Metode-metode Instalasi Sistem Operasi Jaringan Komputer

4. Swap, atau Ruang SWAP
Partisi SWAP adalah partisi RAM pada sistem Linux. Partisi ini dapat digunakan sebagai RAM tambahan (memori virtual). Ini berguna pada saat sistem kehabisan RAM (fisik). Semakin banyak jumlah aplikasi yang dijalankan semakin besar jumlah RAM yang digunakan. Pada saat sistem kehabisan RAM, Linux dapat menggunakan partisi swap ini sebagai RAM tambahan. Dalam Linux ada istilah swapping yang digunakan untuk menunjukkan proses pemindahan page dari memori RAM ke swap. Page adalah blok-blok pada memori. Ukuran dari partisi ini minimal sama dengan besarnya RAM yang ada. Namun disarankan agar besarnya swap dua kali RAM. (Baca Juga: Pengertian dan Fungsi RAM Komputer)

Jumat, 07 Oktober 2016

Pengertian dan Macam-Macam Sistem Operasi Jaringan

Pengertian Sistem Operasi Komputer

Sistem operasi merupakan sebuah perangkat lunak atau program yang mengendalikan sebuah fungsi yang ada pada komputer baik itu perangkat lunak aplikasi, pengelolaan terhadap file dan berkas, pengendalian terhadap perangkat keras dan peripheral komputer.

Pada dasarnya sistem operasi dibagi menjadi 2 macam, yaitu sistem operasi Desktop (Baca Juga: Macam-macam Sistem Operasi Desktop) dan sistem operasi jaringan. Meskipun sama-sama sistem operasi kedua sistem operasi tersebut memiliki kegunaan dan kemampuan yang berbeda.

Sistem operasi jaringan atau biasa disebut dengan Network Operating System (NOS) merupakan sebuah sistem operasi yang didesain untuk dapat melayani user dalam jumlah besar untuk berbagai keperluan dan banyak digunakan pada perusahaan besar. Sistem operasi ini akan selalu berhubungan dengan jaringan komputer maupun internet.

Baca Juga: Pengertian Sistem Operasi


Karakteristik Sistem Operasi Jaringan

Ada sedikit perbedaan antara sistem operasi untuk desktop dan sistem operasi untuk jaringan, sistem operasi jaringan memiliki kakrakteristik sebagai berikut:

  • Mendukung penggunaan oleh lebih dari satu user (Multiuser) sehingga bisa digunakan oleh banyak user sekaligus dalam satu waktu.
  • Menjalankan aplikasi yang mampu digunakan oleh lebih dari satu user. Biasanya aplikasi akan diinstall pada sistem operasi jaringan kemudian sistem operasi desktop akan mengaksesnya untuk menjalankan aplikasi.
  • Stabil (robust), dimana kecil kemungkinan untuk terdapat error pada program. Robustness adalah istilah untuk menunjukkan kemampuan suatu sistem komputer menangani masalah yang terjadi selama digunakan oleh user.
  • Memiliki tingkat keamanan data yang lebih tinggi dari sistem operasi desktop. Kita tahu bahwa sistem operasi jaringan akan selalu terhubung dengan jaringan yang ada ataupun koneksi internet sehingga banyak ancaman yang muncul.

Baca Juga: Pengertian Multiuser dan Multitasking pada Fungsi Sistem Operasi Komputer

Saat ini banyak sekali sistem operasi jaringan yang beredar dimasyarakat. Berikut ini adalah sistem operasi jaringan yang banyak digunakan:

  • UNIX/Linux, ini merupakan sistem operasi yang paling banyak digunakan sebagai server saat ini, contoh sistem operasi jaringan dengan linux diantaranya adalah Red Hat, Caldera, SuSE, Debian, Fedora, Ubuntu dan Slackware. Linux mempunyai sistem keamanan paling bagus dibandingkan dengan windows. selain itu linux juga bersifat open source dan gratis. (Baca Juga: Kelebihan dan Kelemahan Linux)
  • Novell Netware, di tahun 1980-an, ini merupakan sistem operasi pertama yang memenuhi semua persyaratan untuk membangun sebuah jaringan komputer lokal. (Baca Juga: Novell - Server Operating System)
  • Microsoft Windows, masih dari perusahaan yang sama, Microsoft juga mengeluarkan Windows Server sebagai sistem operasi jaringannya, mulai dari versi awalnya adalah Windows Server 2000, hingga yang terakhir Windows Server 2012. (Baca Juga: Kelebihan dan Kelemahan Windows)


Jumat, 22 Juli 2016

Cara Mengamankan Data dari Serangan Hacker

Apa Itu Hacker?

Hacker adalah seseorang atau kumpulan orang yang berusaha mencari celah keamanan dari sebuah data untuk dimasuki. hacker sendiri mempunyai tujuan untuk mencuri data pengguna sehingga para hacker mampu masuk ke dalam akun dan data kita. sangat berbahaya sekali apabila data kita sudah dimasuki oleh hacker karena mereka akan mengambil alih akun dan data yang kita punya. Kebanyakan para hacker melakukannya untuk bersenang-senang dan ada juga yang sengaja untuk mencuri data yang sifatnya sangat rahasia.


Disini saya akan berbagi tips untuk mengamankan data dari serangan hacker. berikut sedikit tips untuk mengamankan data kita dari serangan hacker:

1. Membuat Password yang Unik

Mmebuat password yang sangat unik sangat diwajibkan untuk mengantisipasi serangan para hacker. Para hacker biasanya akan mencari cara untuk mendapatkan password yang kita punya. Beberapa orang menggunakan kombinasi password yang sangat sederhana sehingga sangat mudah sekali untuk di jebol, seperti halnya: tanggal lahir, tanggal pernikahan, nama anak, nama istri atau bahkan tanggal jadian.

Untuk membuat kombinasi password yang unik anda bisa menggunakan tombol kombinasi pada keyboard seperti huruf dan angka bahkan besar dan kecilnya huruf sangatlah penting. Contoh: 4mAn

2. Waspadai Pesan Phising yang masuk pada email kita

Para hacker biasanya akan mengirimkan email phising, sehingga pada saat kita mengeklik link yang ada pada email tersebut maka spam akan masuk pada email kita. Pesan tersebut berisi kode hacking yang memudahkan para hacker untuk mengakses informasi dari data kita.

Untuk itu berhati-hatilah terhadap email apa saja yang masuk. Jika berisi link pastikan url yang tertera adalah benar

3. Gunakan Antivirus yang sudah teruji kualitasnya.

Penggunaan antivirus sangat perlu untuk diperhatikan. Gunakan antivirus yang sudah teruji kemampuannya dan sangat disarakan untuk menggunakan versi pro atau premium pada antivirus anda. jangan lupa juga selalu melakukan update secara berkala untuk tetap meningkatkan keamanan dari antivirus tersebut. Lakukan scaning pada data pada saat mengunduh file di internet.

Itu tadi adalah sedikit tips untuk kita mengamankan data kita dari serangan hacker, semoga bisa bermanfaat untuk semuanya. mungkin jika ingin berbagi pengalaman mengenai ulah para hacker dan cara mengatasinya bisa meninggalkan komentar. Terima kasih.

Selasa, 19 April 2016

Macam-macam Web Hosting

Pengertian Web Hosting

Web hosting adalah sebuah layanan yang digunakan untuk menyimpan data sebuah website. Web hosting ini memungkinkan kita atau orang lain dapat mengakses data dari web site kita. Ini akan memudahkan para pengguana komputer untuk dapat saling bertukar informasi dan data. Para pengguna cukup menggunakan layanan internet untuk bisa terhubung dan mengakses web site kita.

Sekarang sudah sangat banyak sekali jasa penyewaan hosting diinternet, bahkan beberapa perusahaan tertentu menawarkan sejuta kelebihan dalam paket hosting mereka. Para perusahaan juga berlomba - lomba dalam menawarkan hosting mereka. Dengan harga yang lebih murah bahkan juga ada bonus atau hosting yang disediakan secara gratis.

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi Web Hosting


Jenis-jenis dan Type Web Hosting

Sebelum anda menyewa sebuah hosting diinternet, anda harus tahu lebih dulu macam - macam hosting. Berikut adalah macam-macam hosting, jenis dan typenya:

1. Free Hosting
Free Hosting adalah sebuah layanan web hosting yang disediakan secara gratis. Anda hanya diminta untuk mendaftarkan diri dengan mengisikan biodata diri dan email anda. Selanjutnya anda akan mendapatkan balasan email konfirmasi bahwa anda sudah menjadi anggota dan sudah memiliki akses pada web hosting tersebut. Pada Free Hostign biasanya perusahaan akan memberikan batasan kapasitas dari layanan kita sehingga kita disarankan untuk melakukan upgrade pada hosting yang premium.

2. Shared Hosting
Shared Hosting adalah layanan web hosting berbayar yang ditawarkan oleh perusahaan jasa web hosting. Kelebihan dari web hosting jenis ini adalah harganya yang sangat murah. Para pengguna biasanya diminta untuk memilih paket hosting yang akan disewa misalnya dengan kapasitas 10 MB, 25 MB, 50 MB, 100 MB dan seterusnya.

Pada dasarnya penyedia layanan web hosting ini akan menyediakan sebuah server dan sumberdaya yang digunakan seperti harddisk dan memori. Kemudian server tersebut akan dipakai bersama-sama oleh beberapa orang user bahkan puluhan. Kebanyakan layanan web hosting yang ada diIndonesia menyediakan layanan web hosting jenis ini, karena harganya relatif lebih murah. Akan tetapi jika anda mempunyai web site dengan pengunjung yang ramai dan banyak maka disarankan untuk menggunakan layanan web site yang lain.

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi Domain

3. Reseller Hosting
Reseller hosting merupakan layanan yang diberikan oleh perusahaan web hosting kepada para membernya untuk dapat mengundang teman dan bergabung dengan web hosting mereka. Web Hosting jenis ini biasa disebut dengan makelar dari web hosting.

Perusahaan akan memberikan komisi kepada seseorang yang dapat mengajak teman atau orang lain untuk bergabung dan mendaftar di layanan web hosting perusahaan tersebut. Web hosting ini sangat cocok untuk orang yang menggeluti bisnis dibidang web hosting tetapi belum mempunyai modal untuk membentuk perusahaan layanan web hosting sendiri.

4. VPS (Virtual Private Server) Hosting
VPS adalah sebuah layanan yang memungkinkan kita untuk menyewa server utuh. sehingga kita bisa mengelola sesuai dengan keinginan kita. Hosting jenis ini memiliki kelebihan yaitu kita dapat memiliki akse pada root, pemilihan sistem operasi yang digunakan, penginstalan aplikasi sendiri yang dapat digunakan untuk beberapa web site sekaligus.

Para penyedia VPS biasanya akan memberikan batasan bandwith, memori dan kapasitas hardisk. layanan web hosting jenis ini cocok untuk web site skala menengah.

5. Dedicated Hosting
Dedicated Hosting  merupakan sebuah layanan web hosting yang memungkinkan pelanggan untuk dapat menyewa server kepada perusahaan penyedia layanan. Kelebihan dari layan ini adalah pelanggan dapat menggunakan sever dan sumber daya yang ada sesuai dengan kemauan sendiri seakan-akan pelanggan tersebut memiliki server tersebut.

Biasanya penyedia layanan akan menyediakan server kepada para pelanggan sehingga pelanggan dapat menggunakan server tersebut sesuai dengan kebutukan mereka.

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi VPN (Virtual Private Network)

6. Colocation Hosting
Colocation Hosting merupakan layanan web hosting yang paling mahal. Karena disini perusahaan penyedia layana n hanya menyediakan tempat dan sarana pendukung saja. Sedangkan pelanggan akan menyediakan server mereka sendiri untuk bisa beroperasi.

Layanan web hosting jenis ini sangat cocok untuk perusahaan yang besar yang mempunyai trafik yang sangat tinggi.

Kamis, 14 April 2016

Pengertian dan Fungsi Web Hosting

Pengertian Web Hosting

Web Hosting atau mungkin lebih sering dikenal dengan hosting adalah sebuah sebuah layanan yang digunakan untuk menyimpan data dari sebuah halaman web ataupun aplikasi online agar dapat diakses melalui internet. Hosting mempunyai peran yang sangat penting dalam perkembangan web karena semua data dalam dokumen html nantinya disimpan di dalam sebuah web hosting sehingga bisa diakses dimana saja melalui internet.

Perusaan penyedian Web Hosting akan menyediakan server-server yang bisa disewakan kepada user lain sehingga masing-masing orang dapat menempatkan data mereka pada web hosting tersebut.

Web hosting biasanya menyediakan kapasitas media penyimpanan dengan ukuran tertentu kepada para user, dan user diberikan hak akses untuk dapat mengelola hosting tersebut.


Fungsi Web Hosting

Web Hosting berfungsi untuk menyediakan layanan yang memungkinkan user dapat menyimpan data mereka (baik itu database dan html) untuk dapat diakses dari mana saja melalui jaringan internet. Web hosting akan memudahkan kita untuk mencari informasi didunia internet. kita juga bisa berbagi dengan orang banyak dari data yang telah kita buat seperti halnya artikel, berita, sebuah kejadian dan lain sebagainya.

Biasanya para perusahaan penyedia web hosnting juga menyediakan domain sehingga kita bisa menye dan membeli domain dan hosting dalam satu paket. Hal ini sangat memudahkan kita dalam mengelola data yang kita punya.

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi Domain

Macam-macam Web Hosting 

Virtual (shared) hosting adalah jenis web hosting yang paling banyak digunakan oleh kebanyakan orang. Karena didalam satu server terdapat banyak hosting-hosting menjadi satu dan salah satu dari hosting tersebut adalah milik anda serta terdapat juga banyak domain. Kebanyakan orang menggunakan hosting jenis ini karena biaya sewanya lebih murah dibandingkan dengan web hosting lainnya.

Free Hosting, Hosting jenis ini juga paling banyak digunakan para pemula karena kita tahu bahwa anda tidak perlu membayar apa-apa untukd dapat menggunakan layanan ini akan tetapi biasanya akan banyak iklan yang muncul pada website anda dan anda tidak bisa memiliki domain sendiri.

Dedicated Hosting, Hosting jenis ini biasanya digunakan untuk perusahaan-perusahaan besar. Karena anda memiliki server sendiri dan dalam satu server tersebut hanya ada satu hosting dan domain milik anda.

Collocated Hosting, yang satu ini juga solusi yang mahal, sama seperti memiliki server sendiri dikantor / rumah anda, tetapi pada Collocated Hosting servernya terletak diperusahaan hosting dan mereka yang merawatnya.

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi HTML (Hypertext Markup Language)

Hal-hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli Hosting

1. Kapasitas
Sebelum anda memutuskan untuk membeli sebuah hosting anda perlu memperhatikan bearapa kapasitas yang dibutuhkan dalam website anda, apakah 25MB, 50MB atau 1GB. Anda harus memilih dengan teliti sesuai kebutuhan anda karena semakin besar kapasitas media penyimpanan web hosting maka tentunya harganya juga lebih mahal.

2. Teknologi yang digunakan
Teknologi yang digunakan oleh penyedia hosting juga sangat perlu untuk diperhatikan, apakah servernya menggunakan sistem operasi Linux ataupun Windows, dan jika anda membuat file PHP maka pastikan hosting tersebut mendukung file PHP. Demikian pula apabila anda membuat web menggunakan ASP, JSP, Perl, Python, dan Ruby maka hosting tersebut juga harus mendukung file tersebut.

3. Suppot
Support sangat diperlukan dalam jasa layanan web hosting, pastikan web hosting tersebut memiliki support yang baik selama 24jam, jadi apabila tengah malam tiba-tiba anda mendapat masalah dengan website anda maka anda dapat menanyakan langsung kepada perusahaan hosting tersebut.

4. Database
Jika anda membangun sebuah website dinamis, pastikan bahwa web hosting tersebut menyediakan database. Periksa juga berapa jumlah database yang disediakan dan apa saja apakah MySQL, PostgreSQL, Access dll.

5. Backup
Sebelum kita memastikan untuk membeli sebuah hosting tanyakan apakah web hosting tersebut melakukan backup data anda setiap hari? Ini penting karena ada banyak hosting kurang ajar yang tidak melakukan back up dan apabila data anda tiba-tiba hilang mereka tidak mau tahu.

6. Bandwith
Badwitch sangat penting pada sebuah website jadi periksa kapasitas bandwith yang disediakan oleh web hosting anda. semakin besar bandwith maka semakin cepat akses terhadap website anda. Bandwith merupakan besarnya data transfer dalam sebulan. Kira-kira begini maksudnya. Apabila sebuah perusahaan hosting menyediakan bandwith 1GB sebulan. Maka apabila anda memiliki sebuah file HTML dengan ukuran 20kb (sudah termasuk images) dan pengunjung website anda perhari sekitar 100 orang, maka anda menghabiskan bandwith perhari: 20kb x 100orang = 2000kb =2MB. Perbulan: 2MB x 31 = 62MB, apabila anda memiliki 10 halaman maka: 62MB x 10 = 620MB. Banyak website yang tiba-tiba down ketika memiliki trafik yang tinggi, ini dikarenakan bandwith hosting tersebut tidak mencukupi dengan trafik yang sangat tinggi.

Senin, 11 April 2016

Penyebab Request Time Out (RTO) dan Cara Mengatasinya pada Jaringan Komputer

Pengertian Request Time Out (RTO) Pada jaringan Komputer

Request Time Out atau RTO pada jaringan adalah suatu kejadian dimana server tidak menjawab / merespon permintaan dari komputer client setelah beberapa waktu berlalu. Request Time Out juga menandakan bahwa tidak ada koneksi yang antara komputer satu dengan komputer yang dituju.

Untuk mengetahui apakah jaringan dalam kondisi Request Time Out atau reply kita bisa masuk ke menu command prompt kemudian melakukan ping ke alamat ip yang dituju atau pada alamat domain tertentu. contoh ping google.com. Maka pada waktu tertentu maka server akan memberikan respon pada komputer client apakah ada koneksi atau tidak, Jika tidak ada koneksi antara komputer client dan komputer server maka akan ada pesan peringatan Request Time Out

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi Microsoft .Net Framework pada Windows


Penyebab Terjadinya Request Time Out (RTO) Pada jaringan Komputer dan Cara Mengatasinya

Untuk mengatasi Request Time Out kita juga harus dapat mengidentifikasi terlebih dahulu penyebab atau masalah sehingga menyebabkan Request Time Out. Berikut adalah Penyebab dan Cara mengatasi Request Time Out pada jaringan komputer:

1. Tidak ada koneksi internet untuk dapat mengakses server yang dituju
Coba cek koneksi internet yang anda gunakan. Pemberian alamat IP, subnetmask, gateway ataupun yang lainnya.

2. Kabel jaringan tidak terhubung dengan komputer yang dituju
Coba lakukan pengecekan pada kabel jaringan dengan melihat lampu indikator pada LAN Card atau lampu indikator pada SWITCH. Untuk cara terbaik bisa menggunakan LAN Tester untuk mengetahui koneksi dari kabel tersebut.

3. IP address yang dituju sedang tidak aktif
IP Address menjadi bagian yang sangat penting dalam jaringan komputer, jika IP addres tidak sesuai dengan network yang digunakan maka tidak akan ada koneksi pada jaringan tersebut. Untuk itu pastikan terlebih dahulu komputer yang memiliki IP Address tersebut dalam kondisi menyala dan aktif

4. Ada permasalahan pada switch / switch mengalami kerusakan
Kerusakan pada switch akan menyebabkan terganggunya jaringan komputer. Untuk mengecek kondisi switch kita bisa melihat lampu indikator pada switch

5. Port pada Komputer tersebut telah ditutup
Periksa port pada Network atau pastikan proxy tidak dalam kondisi aktif

6. Pengrimpingan kabel tidak sempurna / saling krimping kabel
Jika pengimpingan kabel tidak sempurna, maka akan menjadi masalah pada jaringan komputer. Untuk itu periksa kembali kabel dengan menggunakan LAN tester.

7. Lan Card mengalami masalah
LAN Card menjadi pintu utama masuknya jaringan pada komputer, LAN Card yang bermasalah biasanya ditandai dengan tidak menyalanya lampu indikator pada LAN Card. Akan tetapi jika driver LAN Card belum terinstall maka LAN Card juga tidak dapat digunakan. Untuk itu pastikan dulu kondisi LAN Card dan periksa driver LAN Card tersebut

Pengertian dan Fungsi Domain

Pengertian Domain pada jaringan Komputer

Domain adalah sebuah nama unik yang diberikan pada suatu server untuk mengidentifikasi nama server tersebut seperti halnya pada web server atau mail server. Domain akan menjadi sebuah nama mewakili dari nama server tersebut sehingga orang akan lebih mudah dalam mengakses web server tertentu di dalam jaringan komputer atau internet.

Domain akan membantu user untuk memudahkan dalam mengakses server tertentu. domain yang paling umum digunakan adalah .com. Sedangkan domain biasanya disatukan dengan nama dari server tertentu sehingga mudah untuk diingat, seperti halnya google.com, teorikomputer.com, facebook.com, twitter.com, dan lain-lain.

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi FTP (File Transfer Protocol) Beserta Cara Kerjanya


Fungsi Domain Pada Jaringan Komputer

Fungsi Domain adalah utuk memudahkan user yang terhubung ke jaringan internet untuk dapat mengakses suatu website, selain itu Domain juga mempermudah kita untuk mengngat alamat situs web tanpa harus memasukan alamat ip address untuk mengakses web server tersebut.

Sebagai contoh saat kita ingin mengakses situs website google.co.id, maka kita tidak perlu mengakses web server google.co.id dengan alamat ip nya. Kita tahu bahwa google.co.id memiliki alamat ip 103.234.122.234. Sebenarnya saat kita mengakses alamat ip tersebut didalam browser, maka kita juga akan diarahkan pada halaman utama dari google.co.id. Sebaliknya saat kita mengakses google.co.id maka kita akan diarahkan pada alamat ip 103.234.122.234.

Baca Juga: Cara Kerja DNS (Domain Name System)

Contoh nama Domain pada jaringan komputer

Saat ini sangat banya domain baru yang bermunculan. Akan tetapi yang paling sering kita jumpai dari nama domain adalah sebagai berikut:
  • .com digunakan untuk web komersial
  • .org digunakan untuk website organisasi
  • .net digunakan untuk website network infrastruktur
  • .sch.id digunakan untuk web sekolah
  • .ac.id digunakan untuk website universitas
  • .id digunakan untuk website di negara indonesia
  • .edu digunakan untuk website pendidikan
  • .biz digunakan untuk website Bisnis
  • .tv digunakan untuk website entertainment
  • dan masih banyak lagi domain lainnya

Selasa, 29 Maret 2016

Pengertian dan Fungsi WIFI pada Jaringan Komputer

Pengertian WIFI pada jaringan komputer

WIFI atau Wireless Fidelity merupakan media penghantar komunikasi pada jaringan komputer tanpa menggunakan kabel. WIFI menggunakan sinyal radio yang bekerja pada frekwensi tertentu sehingga transfer data dan program melalui jaringan ini bisa sangat cepat.

Umumnya WIFI digunakan untuk mentransfer internet ke pengguna, sehngga dengan adanya WIFI ini semua perangkat yang terhubung bisa terkoneksi dengan internet

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi Hotspot Pada Jaringan Komputer


Fungsi WIFI pada jaringan komputer

WIFI berfungsi sebagai media komunikasi atar perangkat tanpa menggunakan kabel. WIFI ini juga bisa diibaratkan sebagai pengganti dari jaringan kabel. Dengan jaringan WIFI ini desain jaringan pada kantor atau tempat kerja menjadi lebih simpel dan praktis karena user tidak perlu menggunakan kabel sebagai media transmisi.

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi Wireless Card Pada Laptop

Manfaat WIFI pada jaringan Komputer

1. WiFi digunakan Untuk Koneksi Internet
Dengan menggunakan wifi kita bisa membagi akses internet dengan mudah dan praktis sehingga untuk bisa terkoneksi dengan internet pengguna cukup menyalakan perangkat WIFI pada perangkat mereka.

2. Berbagi file dan Folder
Dengan menggunakan jaringan wifi, perangkat dapat dengan mudah dalam bertukar data dan file secara aman

3. Sinkronisasi Handphone Tanpa USB
Dengan menggunakan wifi anda dapat menyambungkan handphone anda dengan laptop secara mudah dan tanpa menggunakan kabel atau USB, Anda cukup mengaktifkan wireless pada perangkat handphone anda.

4. Mencetak pada Printer
Dengan menggunakan wifi anda dapat mencetak data secara mudah dari laptop ke printer yang memiliki jaringan wifi. Anda tidak perlu repot - repot untuk menancapkan USB dari printer untuk sekedar mencetak dokumen anda.

5. Mentransfer Foto dan Video Dari Kamera Digital
Dengan menggunakan wifi setelah pengambilan gambar atau video anda dapat langsung mengirimkan hasilnya ke laptop selama masih tersambung wifi.

Senin, 28 Maret 2016

Pengertian dan Fungsi Hotspot Pada Jaringan Komputer

Pengertian Hotspot pada jaringan Komputer

Hotspot adalah sebuah area dimana kita bisa terkoneksi dengan jaringan internet. Didalam hotspot terdapat sebuah pusat pengendali sinyal yang berasal dari provider baik telkom maupun provider lainnya ke user. User disini bisa berarti komputer, laptop atau bahkan perangkat smartphone yang dapat terkoneksi dengan jaringan wireless. Hotspot lebih sering digunakan untuk akses ke internet sehingga hotspot juga bisa diartikan sebagai pusat akses kontrol yang mengatur sinyal internet dari pusat akses data kepada para penggunanya.

Saat ini hampir semua tempat keramainan diberikan layanan hotspot sehingga banyak orang yang dapat mengakses internet pada area itu. Taman, kampus, cafe bahkan warung kopi juga banya yang menyediakan layanan hotspot kepada para pengunjungnya.

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi Keamana Komputer Pada Jaringan


Fungsi Hotspot pada jaringan Komputer

Hotspot berfungsi untuk membuat user bisa terkoneksi dengan jaringan komputer selain itu hotspot sendiri merupakan area yang berfungsi sebagai pengendali sinyal internet dari provider penyedia layanan internet kemudian diteruskan kepada para penggunanya.

Hotspot sendiri biasanya menggunakan jaringan wireless atau jaringan tanpa kabel sehingga user yang ingin terhubung dan mengakses internet harus mempunyai perangkat yang mendukung jaringan tanpa kabel seperti laptop dan smartphone.

Pada jaringan ini sangat rawan sekali tersebarnya virus-virus yang dapat membahayakan komputer kita, karena kita tahu bahwa kita tidak bisa mengetahui seberapa kuat keamanan jaringan yang ada pada jaringan tersebut.

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi Gateway pada Jaringan Komputer

Tips Aman Dalam Menggunakan Hotspot

Kita tahu bahwa pada saat ini data merupakan informasi yang sangat penting sekali didunia internet. Ketika kita berselancar diinternet banyak sekali virus yang bersebaran yang berusaha masuk ke komputer kita. Virus - virus tersebut berusaha untuk mencuri informasi pribadi kita seperti: password login, username, data pribadi bahkan data penting lainnya. Untuk itu ada tips sederhana agar kita aman dalam menggunakan hotspot:
  • Jangan pernah mengaktifkan file sharing folder komputer atau laptop karena memungkinkan orang lain juga dapat mengakses folder yang kamu sharing.
  • Matikan juga sharing printer PC/Laptop kamu.
  • Selalu mengaktifkan anti virus dengan update yang terbaru.
  • Jangan sekali-kali berikan username dan juga password Anda kepada orang lain.
  • Aktivkan juga firewall pada komputer

Kamis, 03 Maret 2016

Pengertian dan Fungsi VPN (Virtual Private Network) pada jaringan komputer

Apa yang dimaksud dengan VPN (Virtual Private Network)?

Pengertian VPN (Virtual Private Network) pada jaringan komputer
VPN atau Virtual Private Network merupakan hubungan antara jaringan komputer satu dengan jaringan komputer yang lain secara privat melalui jaringan internet.VPN juga bisa diartikan sebagai virtual network dan private network yang artinya jaringan yang menggunakan internet sebagai media perantara antar jaringan dan bersifat privat karena hanya orang tertentu yang dapat mengakses jaringan tersebut.

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi Telnet (Telecomunication Network)

Dengan menggunakan VPN sesorang akan merasa lebih aman dengan jalur lalu lintas data yang dilaluinya, karena dengan VPN hanya orang-orang ktertentu saja yang dapat mengaksesnya. VPN biasanya digunakan untuk hal-hal yang bersifat rahasia seperti data tentang sebuah perusahaan, data - data user dan lain sebagainya.


Apa Fungsi VPN (Virtual Private Network) pada jaringan komputer
VPN adalah jalur lalu lintas jaringan yang bersifat private, Berikut adalah fungsi dari jaringan VPN (Virtual Privat Network):

1. Kerahasiaan (Confidentially).
VPN merupakan sebuah jaringan yang menggunakan koneksi internet sebagai media perantara, tentunya hal tersebut sangat rawan dan dapat menjadi celah daripada hacker untuk mengambil data. Maka VPN memakai metode enkripsi untuk mengacak data yang lewat. Dengan menggunakan metode enskripsi itu, keamanan ata akan cukup terjamin dari pencurian data.

2. Keutuhan data (Data Integrity).
VPN mempunyai kemampuan untuk menjaga keutuhan keamanan data dan informasi yang dikirim dari alamat sumber sehingga dapat diterima dengan baik pada alamat ayang dituju.

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi Proxy pada Jaringan Komputer

3. Autentikasi sumber (Origin Authentication).
VPN juga memungkinkan untuk melakukan autentikasi sumber data yang diterima sehingga VPN dapat melakukan pemeriksaan kepada data yang masuk dan mengakses informasi dari sumbernya, lalu alamat dari sumber data tersebut akan di setujui jika proses autentifikasi berhasil.

Manfaat VPN (Virtual Private Network) pada jaringan komputer
  • Remote access, dimana VPN bisa berfungsi untuk mengakses komputer dari jarak yang jauh asalkan bisa terhubung dengan jaringan internet
  • Keamanan, dengan VPN data dan informasi yang dikirim akan lebih aman karena ada autentikasi sumber.
  • Biaya setup jaringan lebih murah

Rabu, 02 Maret 2016

Pengertian dan fungsi DNS (Domain Name System)

Apa yang dimaksud dengan DNS ?

DNS atau Domain Name System adalah sebuah sistem dimana informasi dari nama domain dan nama host tersimpan dalam bentuk database. DNS akan memberikan alamat IP address pada setiap nama host dan domain.

Lebih singkatnya pengertian dari DNS adalah sebuah nama yang digunakan untuk mentransmisikan alamat ip server. Atau dengan kata lain DNS merubah alamat ip menjadi sebuah nama domain (contoh:www.google.com, www.facebook.com)

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi VPN (Virtual Private Network)

Apa Fungsi dari DNS pada jaringan komputer?

Fungsi dari DNS sendiri adalah memudahkan pengguna untuk menghafal dan mengakses alamat web server tertentu. SEbagai contoh orang akan kesulitan untuk menghafal setiap ip address dari web server tertentu. seperti halnya pada google.com, www.google.com memiliki ip address 74.125.200.101 sehingga pengguna akan lebih mudah menghafal sebuah nama domain www.google.com daripada menghafal ip addressnya.

DNS biasanya digunakan untuk layanan nama domain untuk menyelesaikan permintaan nama-nama website menjadi alamat ip dengan tujuan menemukan layanan komputer serta perangkat diseluruh dunia.

Menurut Blogger Ecgalery, Sebelum dipergunakannya DNS, jaringan komputer menggunakan HOSTS files yang berisi informasi dari nama komputer dan IP address-nya. Di Internet, file ini dikelola secara terpusat dan di setiap loaksi harus di copy versi terbaru dari HOSTS files, dari sini bisa dibayangkan betapa repotnya jika ada penambahan satu komputer di jaringan, maka kita harus copy versi terbaru file ini ke setiap lokasi.

Dengan makin meluasnya jaringan internet, hal ini makin merepotkan, akhirnya dibuatkan sebuah solusi dimana DNS di desain menggantikan fungsi HOSTS files, dengan kelebihan unlimited database size, dan performace yang baik.

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi DHCP pada Jaringan Komputer

Prinsip Dasar dari DNS

Domain Name System dipergunakan sebagai mesin pencari nama komputer dijaringan yang menggunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol / Internet Protocol)

Baca Juga: Cara Kerja DNS (Domain Name System)

DNS biasannya digunakan pada aplikasi-aplikasi tertentu yang terhubung dengan jaringan internet seperti web browser dan web mail, dimana DNS akan membantu user dalam memetakan host name sebuah komputer ke ip address.

Pengertian dan fungsi Telnet (Telecommunication Network)

Apa yang di maksud dengan Telnet?

Pengertian Telnet (Telecommunications network protocol)
Telnet atau Telecommunications Network Protocol adalah perangkat lunak yang digunakan untuk melakukan kontrol jarak jauh pada sistem komputer.

Pengertian dari Telnet bisa dijabarkan sebagai remote login yang yang terjadi pada jaringan komputer yang memungkinkan penggunanya dapat melakukan login dan bekerja dari jarak yang jauh melalui jaringan internet. Pengguna dapat mengakses dan menjalankan komputer dari jarak yang jauh melalui service dari protokol telnet.

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi VPN (Virtual Private Network)

Apakah Fungsi dari Telnet?

Fungsi Telnet (Telecommunications network protocol)
Fungsi utama dari telnet adalah untuk mengontrol dan mengakses komputer dari jarak yang jauh melalui jaringan internet. Telnet juga memungkinkan pengguna untuk melalukan login sebagai administrator atau user dan menjalankan program atau aplikasi yan ada pada komputer tersebut.

Apa Kelebihan dan kekurangan menggunakan Telnet?

1.    Kelebihan Telnet
Kelebihan menggunakan telnet adalah memudahkan pengguna untuk mengakses komputer dari jarak yang jauh.selain itu user interface yang cukup ramah, maksudnya pengguna dapat memberikan perintah dari jarak jauh (remote) jadi seolah-olah penggunanya mengeksekusi perintah pada command line pada komputer tersebut.

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi FTP (File Transfer Protocol) berserta Cara Kerjanya

2.    Kekurangan Telnet
Adapun kekurangan dari Telnet yaitu tingkat keamanan data dan program kurang baik yang memungkinkan pengguna NTLM authentication tanpa adanya enkripsi sehingga dapat memudahkan pencurian password yang dilakukan oleh sniffers, jika kita administrator sistem maka disarankan untuk menggunakan SSH pada Linux daripada Telnet Server untuk mengkonfigurasikan sistem kita.

Itulah sekilas pengertian dan fungsi dari telnet, semoga artikel ini bisa bermanfaat dan bisa membantu.

Selasa, 01 Maret 2016

Pengertian dan fungsi proxy pada jaringan komputer

Apa yang dimaksud dengan Proxy?

Pengertian proxy pada jaringan komputer
Proxy adalah sebuah server yang menyediakan layanan untuk meneruskan paket permintaan komputer user kepada server lain didalam internet atau dengan kata lain proxy adalah sebuah program komputer yang berfungsi sebagai penghubung antara komputer user dengan internet.

Proxy mempunyai peran yang sangat penting dalam jaringan komputer karena dengan adanya proxy server dapat memberikan mem-blok atau menfilter website tertentu. atau bisa juga digunakan untuk menyembunyikan alamat ip address.

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi IP Address pada Jaringan Komputer


Apa Fungsi proxy pada jaringan komputer?

Penggunaan proxy pada jaringan komputer mempunyai beberapa fungsi, diantaranya:

1. Fungsi conecting sharing
Conecting Sharing adalah fungsi dari proxy sebagai perantara dan penghubung pengambilan data dari alamat ip address tertentu dengan alamat ip yang lainnya.

2. Fungsi Filtering
Dengan fungsi ini proxy dapat memblokir alamat ip tertentu sehingga tidak dapat diakses oleh komputer user.

3. Fungsi Caching
Dengan fungsi caching komputer user dapat dengan mudah mengakses halaman web tertentu yang sudah pernah diakses sebelumnya karena proxy sudah menyimpan data dari web tersebut.

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi IP Public pada Jaringan Komputer

Bagaimana cara kerja proxy server pada jaringan komputer?

Pada dasarnya proxy berfungsi sebagai penghubung atara komputer user dengan jaringan publik / internet sehingga saat user menggunakan layanan proxy kemudian meminta file dari jaringan internet maka proxy akan meneruskannya seolah-olah proxy tersebut yang meminta file data, kemudian saat jaringan publik mengirimkan file data maka proxy akan meneruskannya sehingga seolah-olah proxy yang memberikan file tersebut.

Baca Juga: Pengertian Internet dan Sejarah Perkembangannya

Apa Kelebihan menggunakan proxy pada jaringan komputer?

Ada beberapa kelebihan ketika kita menggunakan layanan proxy pada jaringan komputer, antara lain:
  • Dapat menyebunyikan alamat ip address komputer
  • Dapat mengakses website tertentu yang sudah di blok oleh ISP
  • Dapat digunakan untuk memblokir alamat ip address atau website tertentu yang tidak diinginkan
  • Dapat meningkatkan keamanan privacy pengguna
  • Dapat menfilter cookies yang tidak diinginkan yang tersimpan didalam encrypt.

Pengertian dan Fungsi NAT (Network Address Translation) pada jaringan komputer

Apakah yang dimaksud dengan NAT (Network Address Translation) pada jaringan komputer?

NAT (Network Address Translation) adalah adalah sebuah proses pemetaan alamat IP dimana perangkat jaringan komputer akan memberikan alamat IP public ke perangkat jaringan local sehingga banyak IP private yang dapat mengakses IP public.

Dengan kata lain NAT akan mentranslasikan alamat IP sehingga IP address pada jaringan local dapat mengakses IP public pada jaringan WAN. NAT mentranslasikan alamat IP private untuk dapat mengakses alamat host diinternat dengan menggunakan alamat IP public pada jaringan tersebut. Tanpa hal tersebut(NAT) tidaka mungkin IP private pada jaringan local bisa mengakses internet.

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi DNS (Domain Name System)


Apa Fungsi dari NAT (Network Address Translation) pada jaringan komputer?

NAT (Network Address Translation) pada jaringan komputer berfungsi sebagai translasi alamat IP public ke alamat IP private atau sebaliknya sehingga dengan adanya NAT ini setiap komputer pada jaringan LAN dapat mengakses internet dengan mudah.

Kita tahu bahwa alamat IP Public didunia ini sudah semakin menipis sehingga penggunaan dati NAT ini dirasa sangatlah efisien dan efektif terutama dalam alokasi alamat IP.

Jenis - jenis dari NAT (Network Address Translation)

Pada jaringan komputer terdapat 2 jenis NAT, diantaranya:
  • Dnat atau Destiantion Network Address Translation adalah sebuah NAT yang berfungsi untuk meneruskan paket dari IP public melalui firewall ke suatu host dalam jaringan. Dnat hanya bekerja pada tabel nat dan didalam tabel NAT berisi 3 bagian yang disebut dengan CHAIN, ketiga CHAIN tersebut meliputi prerouting, postrouting dan output.
  • SNAT atau Source Network Address Translation yaitu sebuah NAT yang bertugas untuk merubah source address dari suatu paket data. SNAT hanya berlaku pada postrouting.

Kelebihan dan Kelemahan NAT (Network Address Translation)

Sebuah sistem tentunya akan memiliki kelebihan dan kelemahan, sehingga dengan memahami kelebihan dan kelemahan dan sistem tersebut kita bisa tahu kenapa kita harus menggunakan atau tidak menggunakannya, Berikut adalah kelebihan dan kelemahan menggunakan NAT pada jaringan:

Kelebihan dari NAT (Network Address Translation)
  • Dengan adanya NAT dapat mengurangi adanya duplikasi IP address pada jaringan atau biasanya dikenal dengan conflict IP Address
  • Dengan adanya NAT akan menghindari pengalamatan ulang pada saat jaringan tersebut berubah.
  • Dapat menghemat IP Legal yang diberikan oleh ISP (Internet Service Provider)
  • Dapat meningkatkan fleksibelitas untuk koneksi jaringan internet.
Kelemahan dari NAT (Network Address Translation)
  • NAT dapat menyebabkan keterlambatan proses, ini disebabkan karena data yang dikirim harus melalui perangkat NAT terlebih dahulu.
  • NAT dapat menyebabkan beberapa aplikasi yang tidak bisa berjalan dengan normal
  • Dengan adanya NAT dapat menghilangkan kemampuan untuk melacak data karena data tersebut akan melewati firewall.

Cara Kerja NAT (Network Address Translation) pada Jaringan Komputer

NAT mempunyai fungsi yaitu sebagai translasi sebuah IP address, sehingga dengan adanya NAT ini IP address private dapat dengan mudah mengakses alamat IP public. Berikut adalah cara kerja dari NAT:
  • Didalam IP address terdapat sebuah bagian yang mana di dalam IP tersebut terdapat informasi-informasi berupa alamat asal, alamat tujuan, TTL, dll. Bagian ini disebut dengan header
  • Sebagai contoh adalah sebuah komputer client dengan IP 192.168.1.2 akan mengakses atau melakukan request ke alamat www.google.co.id dengan IP 216.239.61.104, maka proses yang akan terjadi adalah sebagai berikut :
  • Pada header, informasi yang tersimpan antara lain alamat asal > 192.168.1.2
  • Sehingga ketika paket telah sampai pada router (gateway dari client), maka isi dari header akan dirubah menjadi : alamat asal > 192.168.1.1
  • Sebelum paket keluar (menuju internet), maka header tersebut akan kembali berubah menjadi, alamat asal > 200.100.50.2, demikian seterusnya.
  • Proses di atas merupakan mekanisme dari SNAT (source NAT), dimana IP asal (komputer client) akan dirubah disesuaikan dengan IP ketika paket telah berpindah. Ketika server google melakukan response / balasan, maka akan terjadi DNAT (destination NAT), dimana IP tujuan akan berubah disesuaikan dengan tujuan paket (komputer client). Prosesnya adalah sebagai berikut :
  • Pada header, ketika paket telah sampai pada Router, informasi IP tujuan >200.100.50.20
  • Ketika paket berada pada gateway, IP tujuan >192.168.1.1
  • Di sini header akan kembali mengalami perubahan, IP tujuan > 192.168.1.2
  • Sehingga Paket dapat dikirim dan bisa sampai pada komputer client.

Cara Kerja DNS ( Domain Name System )

Apa yang dimaksud dengan DNS (Domain Name System) pada jaringan komputer?

DNS atau Domain Name System adalah sebuah sistem yang berfungsi untuk menterjemahkan alamat IP sebuah komputer server menjadi sebuah nama domain ataupun sebaliknya yaitu DNS akan menerjemahkan sebuah nama domain menjadi alamat IP.

Sebagai pengguna internet tentu kita tidak asing lagi dengan yang namanya domain, karena untuk mencari informasi diinternet kita akan mengunjungi situs-situs atau website dengan nama domain yang berbeda-beda (Contoh: google.com, yahoo.com, blogspot.com, facebok.com,twitter.com dan lain sebagainya). DNS akan memudahkan kita untuk mengakses alamat IP address dari sebuah server yang menyediakan informasi sehingga ketika kita mengetikkan google.com maka akan otomatis menuju ke alamat IP yang dimiliki oleh google.


Sebelum adanya DNS (Domain Name System) jaringan komputer menggunakan file HOSTS yang berisi nama komputer dan alamat IP dari komputer tersebut. File HOSTS ini sangat menyulitkan user karena selain user harus menghafal IP dan nama komputer, user juga harus copy versi terbaru dari file HOSTS disetiap lokasi jaringan internet. Tentunya ini akan sangat merepotkan pengguna internet, untuk ini DNS diciptakan untuk menggantikan peran dari file HOSTS.

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi NAT (Network Address Translation)

Apa fungsi dari DNS (Domain Name System) pada jaringan komputer?

DNS atau Domain Name System berfungsi untuk menerjemahkan alamat IP komputer server menjari sebuah domain atau sebalinya dengan tujuan untuk memudahkan user menghafal dan mengakses informasi dari server-server tertentu.

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi FTP (File Transfer Protocol)

Bagaimana cara kerja DNS (Domain Name System) pada jaringan komputer?

Untuk dapat berjalan DNS memerlukan beberapa program tambahan yaitu resolver. Resolver adalah program tambahan untuk komputer client agas bisa terhubung dengan DNS server.

Program Resolver yang digunakan adalah web browser atau mail client. sehingga untuk dapat mengakses DNS server user harus terlebih dahulu menginstall web browser atau mail client pada komputer mereka. Web browser yang paling sering digunakan adalah google chrome, mozilla firefox, opera dan lain-lain. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut:


  • DNS resolver melakukan pencarian alamat host pada file HOSTS. Jika alamat host yang dicari sudah ditemukan dan diberikan, maka proses selesai.
  • DNS resolver melakukan pencarian pada data cache yang sudah dibuat oleh resolver untuk menyimpan hasil permintaan sebelumnya. Bila ada, kemudian disimpan dalam data cache lalu hasilnya diberikan dan selesai.
  • DNS resolver melakukan pencarian pada alamat server DNS pertama yang telah ditentukan oleh pengguna.
  • Server DNS ditugaskan untuk mencari nama domain pada cache-nya.
  • Apabila nama domain yang dicari oleh server DNS tidak ditemukan, maka pencarian dilakukan dengan melihat file database (zones) yang dimiliki oleh server.
  • Apabila masih tidak ditemukan, pencarian dilakukan dengan menghubungi server DNS lain yang masih terkait dengan server yang dimaksud. Jika sudah ditemukan kemudian disimpan dalam cache lalu hasilnya diberikan.

Senin, 29 Februari 2016

Pengertian dan Fungsi FTP (File Transfer Protocol) Beserta Cara Kerjanya

Apakah yang dimaksud dengan FTP?

Ketika kita melakukan download maupun upload data pada jaringan internet tentu kita akan berfikir bagaimana kita bisa melakukan proses tersebut?(upload dan download)

FTP adalah singkatan dari File Transfer Protocol yang merupakan protokol internet yang berfungsi untuk pengiriman paket data dalam jaringan komputer. Pengiriman data yang dimaksud adalah proses download maupun upload data dari dan ke jaringan internet. Proses tersebut biasanya dilakukan oleh FTP client dan FTP server.

FTP bisa diatur sesuai dengan keinginan kita, salah satunya dengan merubah FTP menjadi FTP Public sehingga semua orang dapat mengakses dan mengirimkan data ke server dengan sangat mudah. Selain itu FTP juga bisa di setting lebih privat artinya admin dapat membatasi user yang dapat mengakses FTP server.

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi VPN (Virtual Private Network)

Manfaat FTP (File Transfer Protocol) pada jaringan komputer.
  • Dengan adanya FTP user dapat melakukan pertukaran file antar komputer dengan mudah dan aman.
  • FTP dapat digunakan untuk melakukan backup dan restore data Website dengan mudah
  • Dengan FTP memungkinkan transfer data yang reliable dan efisien.
  • Dengan FTP user dapat melakukan indirect dan implicit remote computer.
Cara Kerja FTP (File Transfer Protocol) pada jaringan komputer.

Prinsip kerja dari FTP adan menggunakan autentikasi standart yang mana untuk mengakses data-data yang ada pada FTP server diperlukan username dan password, sehingga user yang terdaftar pada sistem memiliki hak akses untuk membuka direktori dan file yang ada didalamnya.

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi Telnet (Telecomunication Network)

FTP client akan mengirimkan pesan untuk meminta layanan tukar menukar data pada FTP server. Setelah FTP client terkoneksi dengan FTP Server maka FTP Client dapat melakukan proses download, upload dan proses lain sesuai dengan izin dan hak akses yang diberikan oleh FTP server.

Perbedaan FTP Client dan FTP Server

FTP client merupakan komputer yang meminta layanan FTP  server untuk dapat melakukan proses upload, download dan proses lain sesuai dengan hak akses dari user.

Baca Juga: Cyberduck - Software FTP Alternatif FileZilla

FTP Server adalah komputer server yang bertugas untuk memberikan layanan pada FTP client untuk dapat melakukan tukar menukar data dengan syarat FTP client meminta request pada FTP server.

Sabtu, 09 Januari 2016

Pengertian dan Fungsi Keamanan Komputer pada Jaringan

Apa yang dimaksud dengan Keamanan Komputer dalam jaringan?

Keamanan komputer atau Computer Security adalah sebuah cabang dari teknologi yang dikenal dengan nama keamanan informasi yang diterapkan pada komputer. Dengan adanya Keamanan komputer ini bertujuan untuk melindungi data pada sistem komputer baik itu data user maupun data pada sistem komputer tersebut.

Keamanan komputer akan diterapkan pada masing-masing komputer dan perangkat lain yang terdapat dalam jaringan sehingga dapat membantu untuk melindungi dan mendeteksi ancaman yang akan masuk pada sebuah jaringan komputer.


Sistem keamanan komputer merupakan sebuah upaya yang dilakukan untuk mengamankan kinerja dan proses komputer. Penerapan computer security dalam kehidupan sehari-hari berguna sebagai penjaga sumber daya sistem agar tidak digunakan, modifikasi, interupsi, dan diganggu oleh orang yang tidak berwenang. Keamanan bisa diindentifikasikan dalam masalah teknis, manajerial, legalitas, dan politis. computer security akan membahas 2 hal penting yaitu Ancaman/Threats dan Kelemahan sistem/vulnerabillity.

Berikut adalah beberapa Definisi dari Keamanan Komputer menuru pada ahli:
  • Menurut John D. Howard dalam bukunya “An Analysis of security incidents on the internet” menyatakan bahwa : “Keamanan komputer adalah tindakan pencegahan dari serangan pengguna komputer atau pengakses jaringan yang tidak bertanggung jawab”.
  • Menurut Gollmann pada tahun 1999 dalam bukunya “Computer Security” menyatakan bahwa : “Keamanan komputer adalah berhubungan dengan pencegahan diri dan deteksi terhadap tindakan pengganggu yang tidak dikenali dalam system komputer”.
Apa Fungsi dari Keamanan komputer dalam Jaringan?

Fungsi dari Keamanan Komputer dalam jaringan adalah melindungi komputer baik itu sumber daya maupun data (data user dan sistem) terhadap penipuan dan pencurian. Selain itu Keamanan komputer juga mampu mendeteksi ancaman yang yang akan masuk ke dalam sistem komputer.

Sabtu, 02 Januari 2016

Pengertian dan Fungsi DHCP pada Jaringan Komputer

Apa yang dimaksud dengan DHCP? Apa manfaat dari DHCP tersebut? Dan bagaimana cara kerja dari DHCP tersebut?Bila kita mempelajari tentang Jaringan Komputer maka kita pasti akan menemukan istilah yang namanya DCHP.
DHCP atau Dinamic Host Configuration Protocol adalah protokol client server yang digunakan untuk memberikan alamat IP Address secara otomatis pada komputer atau perangkat jaringan yang lain. 

Dengan adanya DHCP teknisi komputer tidak perlu melakukan konfigurasi satu persatu komputer client untuk memberikan IP Address secara manual, cukup melakukan konfigurasi DHCP maka semua perangkat yang terhubung dalam jaringan akan mendapatkan IP Address secara otomatis. IP Address yang diberikan oleh sistem akan menyesuaikan dengan network digunakan pada jaringan tersebut.

DHCP biasanya dikonfigurasikan pada perangkat router sehingga jaringan berada dibawah dari router akan mendapatkan IP Address secara DHCP. Seorang teknisi lebih sering menggunakan DHCP karena memudahkan dalam pengkonfigurasian jaringan komputer. Selain pemberian IP Address secara otomatis DHCP juga memberikan netmask dan konfigurasi jaringan lain agar bisa terkoneksi dengan network tersebut.

Manfaat menggunakan DHCP pada jaringan
  • Konfigurasi ip address dilakukan secara otomatis sehingga teknisi tdak perlu susah payah memberikan ip address pada komputer satu per satu.
  • Mencegah terjadinya conflict atau duplikat ip address
  • Dapat menggunakan alamat IP tertentu dalam waktu tertentu.
Cara kerja DHCP pada jaringan komputer
Pada saat komputer client pertama kali dinyalakan maka komputer tersebut secara otomatis akan melakukan request alamat IP pada server. Selanjutnya server akan menjawab permintaan komputer client dengan memberikan alamat IP pada komputer tersebut.

Berikut adalah beberapa istilah dalam DHCP:
IP Least Request
Komputer client meminta alamat IP ke server
IP Least Offer
DHCP server yang memiliki list alamat IP memberikan penawaran kepada komputer client
IP Lease Selection
Komputer client memilih/ menyeleksi penawaran yang pertama kali diberikan DHCP, kemudian melakukan broadcast dengan mengirim pesan bahwa komputer client menyetujui penawaran tersebut
IP Lease Acknowledge
Pada tahap ini DHCP server menerima pesan tersebut dan mulai mengirim suatu paket acknowledge (DHCPACK) kepada client.
Paket tersebut berisi berapa lama komputer client bisa menggunakan alamat IP tersebut (yang diberikan DHCP server) beserta konfigurasi lainnya. Dan komputer client pun dapat terhubung ke jaringan.

Perbedaan DHCP Server dan DHCP Client
Didalam DHCP kita akan mengenal 2 istilah yaitu DHCP server dan DHCP client yang masing-masing mempunyai tugas yang berbeda-beda. sekarang apa perbedaan antara DHCP server dan DHCP client?

Sebuah perangkat yang memberikan ip address secara otomatis kepada komputer client disebut dengan DHCP Server sedangkan komputer yang meminta alamat IP address disebut dengan DHCP Client.